Ucapan Natal

Assalamualaikum Wr.Wb..

Selasa, 25th December 2012 pukul 14:45

Hari ini bertepatan dengan perayaan Natal bagi umat kristiani. Saya menghormati kepercayaan masing-masing. Namun memberikan ucapan selamat bukanlah sebuah toleransi lagi, hal seperti itu bisa dikatakan toleransi yang salah kaprah. Sebagian orang bilang. “halah, apa salahnya sih ngucapin selamat natal, kan hanya ucapan saja, orang kristiani juga kalau kita lebaran ngucapin selamat lebaran juga”. Kalo begitu bagaimana jika umat kristiani diminta mengucapkan kalimat syahadat? Bukankah hanya sebuah kalimat yang diucapkan? Bentuk toleransi saya adalah dengan menghormati kepercayaan mereka dengan tidak menjelek-jelekkan atau menghormati ketika mereka pergi ke gereja untuk beribadah. Ada yang gag setuju? hhe

Nah, setelah cari beberapa referensi ke mbah Google hukum mengucapkan selamat hari natal, barulah saya semakin yakin. Karena ada hadistnya, yuk kita liat hasil pencarian saya 🙂

Al-Qur’an maupun sunnah banyak yang menganjurkan kaum muslimin untuk senantiasa berbuat baik kepada semua orang baik terhadap sesama muslim maupun non muslim, diantaranya : Surat Al Mumtahanah ayat 8. Selain itu sabda Rasulullah SAW : “Sayangilah orang yang ada di bumi maka yang ada di langit akan menyayangimu” (HR. Thabrani). “Barangsiapa yang menyakiti seorang dzimmi maka aku akan menjadi lawannya di hari kiamat” (HR. Muslim).

Perbuatan baik kepada mereka bukan berarti harus masuk ke dalam prinsip-prinsip agama mereka (aqidah) karena batasan di dalam hal ini sudah sangat jelas dan tegas digariskan oleh Allah SWT :

Lakum diinukum waliyadiin,

yang artinya untukmu agamamu dan untukku agamaku (Q.S. Al Kafirun : 6)

Hari natal adalah bagian dari prinsip-prinsip agama Nasrani, mereka meyakini bahwa di hari inilah Yesus Kristus dilahirkan. Berbuat kebaikan kepada mereka dalam hal ini adalah bukan dengan ikut memberikan selamat Hari Natal, akan tetapi dengan tidak mengganggu mereka dalam merayakannya. Pemberian ucapan selamat natal baik dengan lisan, telepon, sms, email, bbm (hhe) ataupun dengan mengirim kartu ucapan berarti sudah memberikan pengakuan terhadap agama mereka dan rela dengan prinsip-prinsip agama mereka. Hal ini dilarang oleh Allah SWT dalam firman-Nya :

Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhoi kekafiran bagi hamba-Nya dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhoi bagimu kesyukuran itu (Q.S Az Zumar : 7).

Jadi pemberian ucapan selamat natal kepada orang-orang nasrani baik adalah kerabat, teman dekat, tetangga, teman kantor, teman sekolah, dan lainnya adalah haram hukumnya sebagaimana pendapat (Ibu Taimiyah, Ibnul Qoyyim, Ibnu Baaz dan lainnya) dan juga fatwa MUI. 🙂

(eramuslim.com.Media Islam Rujukan.2012)

Nah, sudah semakin mantep belum? Kalo gag percaya boleh deh sekalin kalian cari sendiri referensi-referensi lain sekalian ngecek 🙂