Habibie dan Ainun

Ahamdulillah akhirnya nonton juga sama kaay. Hhehe. 10 bulan pacaran cuman nonton sekali doang pas awal pedekate pula, nonton The Vow di CW. Setelah bingung ,ilih antara nonton 5 cm sama Ainun dan Habibie, akhirnya milihAinun dan Habibie berdasarkan rekomendasi temen-temen hhe. Pengen dua-duanya sih, tapi eman kalo nonton film indonesia di bioskop hhe. Bentar lagi juga tayang di tipi. Lagian aku juga udah baca 5cm jadi gag seberapa penasaran. Supaya melekatkan hubungan juga biar makin romantis, akhirnya nonton Ainun dan Habibie di Lenmarc.

Gambar

Bagusssssssssss !!!!

Apalagi acting reza rahardian disitu miriiip banget sama bapak Habibie, seriuss lucunya dapet, tegangnya dapet, romantisnya dapet, sedihnya dapeeeeeeeeeet.. sampe mewek termehek-mehek. Hhe. Filmnya udah kelar pun sampe lemes rasanya, *masi petenggengen. Kaay yang cowok ajah sampe mberebes mili. Hihi. Eniweii, pesan yang dalem banget yang bisa aku ambil adalah ini lho yang namanya jodoh, sehidup semati, menjalani hidup susah senang bersama, saling menghargai, saling mencintai, saling melengkapi kekurangan. Semoga kelak aku bisa menemukan suami yang bisa mendampingiku sampai akhir, sampai aku menutup mata. Tapi, sebelum menuntut untuk memiliki pria seperti yang diharapkan, kita harus berusaha menjadi istri terbaik dulu dong !! Bismillahirrohmanirrohim bisa, memang butuh belajar dan proses 🙂

Ini sebagian review dari filmnya. Gag nonton rugi deeehhh !!

film 1

film 2

film 3

Sampe kos, masi sempet nerusin nangis. Hhe. Penasaran sama cerita Habibie sebenernya, aku download di youtube video wawancaranya dengan Najwa. Acaranya namanya Mata Najwa. Topiknya yaitu “separuh jiwaku pergi”. Naah, dsini kembali diungkap lika-liku perjalanan bapak Habibie dengan Ibu Ainun berdasarkan wawancara dari bapak Habibie sendiri. Hasilnyaaaa……… mewek lagi… huhuhuhuhu.

Ini sebagian review video yang bisa aku ambil :

habibie 1

 

habibie 3

habibie 4

habibie 6

habibie 7

habibie 8

habibie 9

Terima kasih Allah.. Engkau telah lahirkan saya untuk Ainun, dan Ainun untuk saya..

Terima kasih Allah.. Engkau telah pertemukan saya dengan Ainun dan Ainun dengan saya

Terima kasih Allah tanggal 12 Mei 1962 kamu nikahkan saya dengan Ainun dan Ainun dengan saya

Dengar baik-baik..

Terima kasih Allah… Engkau titipi bibit cinta yang murni, suci, sejati, sempurna dan abadi.. supaya kamu tau titip itu bukan berarti milikmu dan milik saya.. tapi milik Allah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s